Puisi, Setangkai Kepalsuan

 SETANGKAI KEPALSUAN


Tak habis habisnya kata kata ini,

Untuk merangkaikan keindahanmu.

Sejauh aku berjalan, bayanganmu selalu mengikuti.

Entah kenapa aku tidak bisa melupakamu

Yang nyatanya kita belum bersatu dalam ikatan cinta.

Aku selalu terlena dalam pesonamu

Hatiku terbunuh karna senyumanmu.

Meskipun waktu tak berpihak kepadaku,

Salahkah aku untuk mengagumimu?

hanya itulah yang bisa aku lakukan.

Diam dan penuh harap,

Selalu bertentangan dengan realita...

Engkau adalah bungaku...

Yang memberikan hari-hariku penuh warna.

Tapi sayang, engkau mekar kepada orang lain.

Dan memberikan aku setangkai kepalsuan.

Namun tak ada masalah bagiku,

Mungkin ini takdir Tuhan,

Setidaknya engkau telah memberi sedikit aku warna kehidupan.

              


Komentar

Postingan Populer